Peningkatan Kapasitas 9 Tenan Co-Inkubasi BIT dan TBIC-PUSPIPTEK Melalui Team Building Business Coaching Sesi 1

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

 

https://puspiptek.ristekdikti.go.id - Bogor (27/03/2019) – Technology Business Incubation Center (TBIC) PUSPIPTEK mengadakan acara ‘Team Building Business Coaching’ sesi ke-1 yang diperuntukan untuk tenan TBIC 2019. Kegiatan yang diadakan di Royal Safari Garden Bogor yang berlangsung selama 3 hari yaitu 27-29 Maret 2019 bertujuan untuk memberikan pengalaman dan relasi yang luas serta membentuk karakter yang positif untuk para tenan. Dalam kegiatan ini diikuti oleh 9 tenant BIT dan juga fasilitator BIT.

“Tujuan Dari kegiatan ini adalah untuk membangun relasi yang luas serta pengalaman kepada para tenan yaitu melalui coaching dan dapat juga untuk membangun jiwa technopreneur yang positif yaitu jiwa yang mandiri, jujur, dan disiplin serta mampu bekerjasama melalui kegiatan karakter building yang akan dilaksanakan dihari selanjutnya”. Ujar Hendra Wijaya selaku Kepala Bidang Kerjasama dan Bisnis Teknologi pada sambutannya.

Sri Setiawati selaku Kepala Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) membuka acara dan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Sri Setiawati menuturkan bahwa generasi milenials yaitu pemuda Indonesia diharapkan mampu untuk tetap berkembang dan ada kemauan untuk menciptakan sesuatu yang selalu sempurna dikarenakan recoverage teknologi berkembang dengan sangat cepat. Produk itu harus selalu memberikan nilai agar bisa dimanfaatkan. “Produk itu harus terus the creating value,” ujarnya.

Sri Setiawati juga berpesan generasi milenials harus bisa menghadapi tantangan industri 4.0 dengan baik. Cara berfikir dan perilaku harus berubah yaitu saling bergerak maju, berkolaborasi, saling mendorong dan saling berbagi ilmu.

“Ilmu itu tidak pernah habis, tidak perlu ditaruh dilaci atau disembunyikan. Ilmu itu dishare saja pasti mendapatkan ilmu yang lainnya. Kalau kita terbuka dalam bagaimana kita mengembangkan ilmu dan teknologi. Insyaallah kita akan mendapatkan ilmu yang jauh lebih banyak dan ilmu kita menjadi lebih bermanfaat. Chalenge diri kita untuk selalu maju,” pinta Kepala PUSPIPTEK.

Kegiatan ini diikuti oleh 24 tenan yang terdiri dari Bitlabs Academy (https://bitlabs.id), All In Red, PT. Satu Nusantara Inklusif, Pita Pos Indonesia, Brainloka, PT Ikigai Solusi Internasional, Pico Biru Tekno, SITOMO, PT Laser Indonesia, PT Klik Acara Indonesia, PT Dioti Solusi Teknologi, Transfree, PT. Global Indotech Madani, CV. Mekar Djaya Harum, Sahabat Nelayan, PT Almugada Hijau Lestari, PT. Sangreat Natural Indonesia, Cocozone, PT. Tryuasda Megah Warna, Dinamika Rifqy Medika, CV Master Solusi Indonesia, Sintesa Exotica Fertilizer, Gendis, dan Segara Artha Yuwana/Pictafish.

Ada beberapa narasumber yang dihadirkan untuk memberikan ilmu dan motivasi bagi para tenan yaitu Cut Dian Purnama dari Dian Noer Law Office dan  Gendro Salim dari PT Formula Bisnis Indonesia. Kegiatan ini juga turut mengundang 5 inkubator yaitu inkubator BIT BPPT, inkubator INCUBIE IPB, inkubator PI2B ITI, Inkubator Visio, dan PPII LIPI.

Dian Noer Law Office (DNL) yaitu merupakan pelayanan jasa hukum yang berorientasi kepada keseluruhan aspek hukum di Indonesia, seperti hukum perdata, hukum pidana, hukum perusahaan, hukum pertanahan dan memberikan pelayanan jasa di bidang kekayaan intelektual seperti hak cipta, merek, paten, design industri dan lain-lain. Dian Noer Law Office akan mengurus legalitas mulai dari proses non litigasi sampai proses litigasi. Managing partner DNL, Cut Dian Purnama menyampaikan tentang pentingnya legalitas dalam suatu produk. Legalitas yang dimaksud adalah berupa izin yang sah secara hukum terhadap segala kegiatan usaha yang dijalankan beserta elemen yang terlibat di dalamnya. Legalitas juga bertujuan untuk menunjukkan usaha atau produk tersebut tidak fiktif dan jelas kepemilikannya.

Gendro Salim dari PT Formula Bisnis Indonesia yang merupakan narasumber ke dua menyampaikan tentang industri 4.0 dimana pemuda Indonesia harus bisa memanfaatkannya. Pemuda Indonesia juag harus menciptakan produk yang tetap bisa dipakai dan dimanfaatkan untuk masa depan dimana jangan sampai produk sudah diciptakan tidak bisa dimanfaatkan ketika sudah di legalitasasi. Gendro juga menghimbau agar para pemuda harus konsisten dan tidak mudah menyerah dalam mengembangkan teknologi. “Pesan saya bagi Milenials, saya sangat rindu dengan komitmen, saya sangat rindu dengan konsistensi, saya percaya kalau kita punya komitmen yang sangat tinggi dan kita konsisten mau melaksanakan dan menjalankan impian kita dan tugas-tugasnya, enjoy the process semua hal yang sulit pasti bisa kita lewati,” tuturnya.

Pada hari pertama dilakukan penandatangan dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh para tenan dan inkubator, setelah itu dilanjutkan kegiatan coaching. Dalam kegiatan coaching, tenan dibagi menjadi 4 kelompok dimana 1 kelompok terdiri dari 6 tenan. Setiap kelompok didampingi oleh coach dari PT Formula Bisnis Indonesia yang memberi materi dan mengajak diskusi tentang bisnis. Kegiatan coaching berlangsung 2 sesi dimana sesi-2 dilanjutkan pada malam harinya.

 

 

 

Visit lbetting.co.uk how to sing-up at ladbrokes