Inisiasi Skema Pembiayaan Tenant BIT ke PT. Permodalan Nasional Madani

Written by Teguh DC on . Posted in Kegiatan

 

PT. Permodalan Nasional Mandiri (PNM) merupakan Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang jasa keuangan yang berfokus pada peningkatan kapasitas Usaha Kecil Menengah. Melihat ada peluang bagi tenant binaanya Pada Rabu (30/1), Balai Inkubator Teknologi mendampingi tenant PT. Valensi Cahaya Persada dan PT. Tryuasda Megah Warna untuk menemui PT.PNM hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar tenan BIT dapat mendapatkan akses pendanaan dan pemasaran. Walaupun PNM tidak bisa memberikan simpanan atau tabungan, PNM dapat memberikan pembiayaan, pelatihan dan kerjasama. PNM sendiri baru fokus pada UKM di 2008 dan pada 2015 menyelenggarakan MEKAR untuk ibu-ibu pra sejahtera dengan bentuk pelatihan serta modal sebesar 2 juta per orang.

Salah satu Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) yang dimiliki PT.PNM adalah dengan sistem Pengembangan Kelompok yakni dengan memeberikan suntikan dana rata-rata 50 juta per usaha untuk UKM di seluruh Indonesia. Dengan menggunakan agunan sebagai jaminan agar ada semangat dari UKM  untuk dapat membayar kembali dengan bunga 3%.tahun. Jaminan yang diberikan harus terletak di wilayah yang sama dengan tempat kerja.  Pencairan dananya akan dilangsungkan di awal dengan system pembayaran sebulan setelah akad. Selain PKBL PT PNM juga memiliki skema Bina Lingkungan, namun skema ini tidak untuk pengusaha akan tetapi berfokus pada bencana alam.

 

Pada kesempatan ini, PT. Valensi Cahaya Persada dan PT. Tryuasda Megah Warna memaparkan mengenai bisnis produk teknologi mereka, prospek serta anggaran yang mereka butuhkan dari PNM. Pada akhir pertemuan ini, pihak PNM meminta tenant BIT untuk mengirimkan proposal resmi mengenai rencana kegiatan maupun anggaran yang dibutuhkan, melihat prospek bisnis dan hasil presentasi dari perwakilan tenan BIT,  PNM bersedia untuk memberikan akses pemasaran atau mempromosikan tenant-tenant BIT ke BUMN lain (qss).

 

 

 

BPPT Dukung Banyuwangi Tumbuhkan Technopreneur Kopi dan Kakao

Written by Teguh DC on . Posted in Kegiatan

BPPT.GO.ID - BANYUWANGI - BPPT lanjutkan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Peningkatan produksi kakao dan kopi di sektor hulu hingga hilir menjadi fokus kesepekatan bersama kali ini dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah berbasis inovasi teknologi.

Kepala BPPT Hammam Riza, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa BPPT sangat mendorong adanya hilirisasi hasil riset ke seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah, yang menjadi pilar pembangunan masyarakat.

"Dengan Memorandum of Understanding (MoU) inilah kami berharap akan menjadi salah satu jembatan tersebut," ujar Hammam usai penandatanganan MoU dengan Pemkab Banyuwangi di Gedung Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat (08/03).

Lebih lanjut, Kepala BPPT menjelaskan MoU ini akan fokus pada tiga bidang, yakni peningkatan kompetensi teknologi budidaya kopi dan kakao; Peningkatan kompetensi teknologi pengolahan kopi dan kakao; Serta pelatihan kewirausahaan pengusaha kopi dan kakao pemula berbasis teknologi di Kabupaten Banyuwangi.

KEPALA BPPT TERIMA KUNJUNGAN KERJA ANGGOTA III BPK, TINJAU BALAI INKUBATOR TEKNOLOGI DAN PRODUK TENANT HASIL INOVASI BPPT

Written by Teguh DC on . Posted in Kegiatan

 

Kepala BPPT Hammam Riza, Kepala Deputi Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi (PKT) Gatot Dwiyanto dan Kepala Balai Inkubator Teknologi (BIT) Anugerah Widiyanto menerima kunjungan kerja tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang di pimpin Anggota III Achsanul Qosasi ke Balai Inkubator Teknologi dan produk tenant hasil inovasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), di Puspiptek, Tangerang Selatan (24/06).

 Kepala BPPT Hamamam Riza mengatakan, kunjungan BPK ini merupakan sebagai upaya dalam memahami kegiatan inovasi yang dilakukan BPPT. Disampaikannya, bahwa BPPT didirikan dalam rangka membangun industrialisasi di Indonesia.

Disebutkan Hammam, BPPT sudah banyak menghasilkan produk inovasi teknologi yang telah dimanfaatkan dan diproduksi oleh pihak industri sebagai pengguna serta dikomersialisasi oleh BIT untuk menghasilkan Perusahaan Pemula Berbasisi Teknologi (PPBT). BPPT juga melaksanakan semua proses pengkajian dan penerapan teknologi yang merupakan bagian dari industrialisasi dan komersialisasi teknologi, ujar Hammam. Hammam berharap dukungannya dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi guna menjadikan iptek sebagai penghela pembangunan bangsa.

Sementara Anggota III BPK, Achsanul Qosasi menyatakan, bahwa BPK sangat mengapresiasi BPPT yang mengalami perbaikan dalam hal akuntabilitas dan transparansi. Achsanul menyampaikan, pihaknya akan mendukung serta mendorong komersialisasi yang telah dihasilkan agar dapat dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa.  

Anggota III BPK tersebut berharap dapat memberikan rekomendasi agar dapat bekerjasama.. Acara tersebut merupakan rangkaian acara dalam rangka mengunjungi laboratoria-laboratoria BPPT guna melihat fasilitas dan hasil inovasi BPPT. 

 

MONITORING DAN EVALUASI TENAN INKUBASI BALAI INKUBATOR TEKNOLOGI BPPT TAHUN 2019

Written by Teguh DC on . Posted in Kegiatan

Senin tanggal 1 dan Selasa tanggal 2 Juli 2019 Balai Inkubator Teknologi melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi untuk memantau kegiatan para tenan yang diinkubasi. Kegiatan berlangsung selama 2 hari berturut – turut di Ruang Rapat Balai Inkubator Teknologi Gedung Manajemen, Kawasan PUSPIPTEK.

Masing – masing tenan diminta untuk mempresentasikan mengenai bisnis yang saat ini dikerjakanya. Ada format tertentu yang harus dibuat oleh tenan, dari presentasi tersebut Tim Penilai dari BIT dapat melihat bisnis yang dikerjakan oleh tenan lancar ataukah bermasalah. Tim Penilai BIT BPPT yang terdiri dari Struktural, dan Fasilitator ikut serta untuk dalam kegiatan tersebut. Monitoring dan Evaluasi tenan dibagi menjadi dua fase yakni fase pemaparan oleh tenan dan penyampaian saran kritik oleh BIT BPPT.

Hari senin dimulai dengan PT. Hebat Inovasi Indonesia (HII) yang bergerak di bidang jasa dengan produk andalanya yaitu aplikasi simulasi bisnis, dilanjutkan MABOL Store yang memproduksi sambal rumahan dengan berbagai rasa yang berbeda dari sambal ini adalah metode pengawetanya bekerjasama dengan BATAN yakni dengan metode iradiasi, Algaepark perusahaan dengan valuasi binis mencapai puluhan miliar, dan PO Diana Hermawati dengan produk – produk unggulan berupa susu kuda sumbawa, madu hutan organik dan berbagai produk kosmetik dengan bahan – bahan natural dan sudah mendapat nomor BPOM.

Selasa tanggal 2 Juli 2019 tenan yang di monitoring dan evaluasi antara lain adalah PT.Global Usaha Bersama Indonesia yang berfokus di bidang robotic, dilanjutkan tenan Mitra Aneka Sejahtera (MAS FOOD) dengan produknya CersaMori yang berbahan utama sagu dengan tambahan daun kelor dan gula semut yang baik untuk kesehatan bahkan aman untuk penderita diabetes, dan terakhir ditutup oleh Tenan Swasembada.id yang berfokus pada pemberdayaan desa dan masyarakat.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan saran dan kritik yang membangun pada bisnis tenan yang inkubasi BIT BPPT sehingga dapat melahirkan perusahaan pemula berbasis teknologi yang berdaya saing di Indonesia.

 

KUNJUNGAN MAHASISWA TEKNIK MESIN UNIVERSITAS TRISAKTI KELAS TECHNOPRENEURSHIP

Written by Teguh DC on . Posted in Kegiatan

 

 Sebanyak 40 orang mahasiswa semester 4 teknik mesin Universitas Trisakti Jakarta mendapat kesempatan untuk mengunjungi Balai Inkubator Teknologi di Gedung Manajemen BPPT 720 Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan (3/05). Di dalam kunjungan ini, para struktural Balai Inkubator Teknologi berkumpul untuk menyambut kunjungan  teknik mesin Universitas Trisakti sekaligus memberikan kelas tentang technopreneurship atau kewirausahaan berbasis teknologi. 

Dikatakan oleh kepala Balai Inkubator Teknologi BPPT, Dr. Ir. Anugerah Widiyanto, M.Eng, dengan adanya kunjungan seperti ini, mahasiswa diharapkan memahami wawasan technopreneurship dalam melahirkan usaha baru sekaligus mengetahui proses inkubasi teknologi sebagai wujud peran Darma Perguruan Tinggi dalam melakukan penelitian dan pengabdian melalui penciptaan bisnis yang mampu menjawab permasalahan – permasalahan yang terjadi di masyarakat. 

Di dalam kelas technopreneurship yang diberikan, mahasiswa juga diberikan pengetahuan bahwa peranan sebuah inkubator bisnis khususnya teknologi  sangatlah penting bagi pengusaha pemula (tenant inovatif berbasis teknologi), karena Inkubator dirancang untuk membantu usaha baru dan sedang berkembang menjadi pengusaha yang mandiri melalui serangkaian pendampingan terpadu meliputi penyediaan sarana perkantoran, uji produksi, uji pasar, konsultasi manajemen, teknologi, pemasaran dan keuangan, pelatihan, serta penciptaan jaringan usaha baik lokal maupun internasional. 

 

Visit lbetting.co.uk how to sing-up at ladbrokes