Tim BIT Menghadiri Undangan Ramah Tamah Duta Besar Belgia untuk Indonesia

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

Acara diadakan oleh alumni salah satu universitas di belgia, KU Leuven (KUL) untuk berdiskusi dengan Duta besar belgia yang ada di Indonesia, Stephane De Loecker. Acara ini dikoordinir oleh para alumni KUL yang beberapa telah menjadi staff di beberapa universitas di Indonesia, seperti dekan Binus, dosen Prasetya Mulya, Fakultas Ekonomi UI, dan Universitas Atmajaya.
Acara ini juga dihadiri oleh para entreprise dari tambang batu bara, IT, dll yang merupakan rekanan dari para KUL, seperti halnya BIT yang di ajak salah satu alumni Pak Eko untuk ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.
Duta besar Belgia menyatakan bahwa focus kedutaan besar tidak mencakup hal teknis dalam pengembangan bisnis, namun focus pada pelayanan rakyat belgia atau perusahaan yang tinggal di Indonesia, serta orang Indonesia yang ingin berkunjung ke Belgia baik untuk bekerja maupun belajar. Kedutaan menjamin penghidupan yang layak bagi masyarakat dalam kedua kasus tersebut.
Namun pada kesempatan kali ini, Dubes Belgia ingin menindaklanjuti kerjasama antara salah satu Professor Indonesia alumni KUL untuk membuka jalur pendidikan dan bisnis bagi kedua negara yaitu Indonesia dan Belgia. Program ini nantinya akan dinaungi oleh para entreprise, akademisi, dan pemerintah. Dubes belgia akan mengadakan suatu event yang mempertemukan triple helix ini, membawa alumni KU Lueven juga para pebisnis dan akademisi dimana akan disediakan juga network part untuk B2B kerjasama ini. Misalnya, adanya acara expo universitas se-Eropa dimana para alumni Perguruan Tinggi di Belgia asal Indonesia diharapkan mampu memberikan sharing experience.

Peningkatan Kapasitas 9 Tenan Co-Inkubasi BIT dan TBIC-PUSPIPTEK Melalui Team Building Business Coaching Sesi 1

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

 

https://puspiptek.ristekdikti.go.id - Bogor (27/03/2019) – Technology Business Incubation Center (TBIC) PUSPIPTEK mengadakan acara ‘Team Building Business Coaching’ sesi ke-1 yang diperuntukan untuk tenan TBIC 2019. Kegiatan yang diadakan di Royal Safari Garden Bogor yang berlangsung selama 3 hari yaitu 27-29 Maret 2019 bertujuan untuk memberikan pengalaman dan relasi yang luas serta membentuk karakter yang positif untuk para tenan. Dalam kegiatan ini diikuti oleh 9 tenant BIT dan juga fasilitator BIT.

“Tujuan Dari kegiatan ini adalah untuk membangun relasi yang luas serta pengalaman kepada para tenan yaitu melalui coaching dan dapat juga untuk membangun jiwa technopreneur yang positif yaitu jiwa yang mandiri, jujur, dan disiplin serta mampu bekerjasama melalui kegiatan karakter building yang akan dilaksanakan dihari selanjutnya”. Ujar Hendra Wijaya selaku Kepala Bidang Kerjasama dan Bisnis Teknologi pada sambutannya.

Sri Setiawati selaku Kepala Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) membuka acara dan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Sri Setiawati menuturkan bahwa generasi milenials yaitu pemuda Indonesia diharapkan mampu untuk tetap berkembang dan ada kemauan untuk menciptakan sesuatu yang selalu sempurna dikarenakan recoverage teknologi berkembang dengan sangat cepat. Produk itu harus selalu memberikan nilai agar bisa dimanfaatkan. “Produk itu harus terus the creating value,” ujarnya.

Sri Setiawati juga berpesan generasi milenials harus bisa menghadapi tantangan industri 4.0 dengan baik. Cara berfikir dan perilaku harus berubah yaitu saling bergerak maju, berkolaborasi, saling mendorong dan saling berbagi ilmu.

“Ilmu itu tidak pernah habis, tidak perlu ditaruh dilaci atau disembunyikan. Ilmu itu dishare saja pasti mendapatkan ilmu yang lainnya. Kalau kita terbuka dalam bagaimana kita mengembangkan ilmu dan teknologi. Insyaallah kita akan mendapatkan ilmu yang jauh lebih banyak dan ilmu kita menjadi lebih bermanfaat. Chalenge diri kita untuk selalu maju,” pinta Kepala PUSPIPTEK.

Kegiatan ini diikuti oleh 24 tenan yang terdiri dari Bitlabs Academy (https://bitlabs.id), All In Red, PT. Satu Nusantara Inklusif, Pita Pos Indonesia, Brainloka, PT Ikigai Solusi Internasional, Pico Biru Tekno, SITOMO, PT Laser Indonesia, PT Klik Acara Indonesia, PT Dioti Solusi Teknologi, Transfree, PT. Global Indotech Madani, CV. Mekar Djaya Harum, Sahabat Nelayan, PT Almugada Hijau Lestari, PT. Sangreat Natural Indonesia, Cocozone, PT. Tryuasda Megah Warna, Dinamika Rifqy Medika, CV Master Solusi Indonesia, Sintesa Exotica Fertilizer, Gendis, dan Segara Artha Yuwana/Pictafish.

Ada beberapa narasumber yang dihadirkan untuk memberikan ilmu dan motivasi bagi para tenan yaitu Cut Dian Purnama dari Dian Noer Law Office dan  Gendro Salim dari PT Formula Bisnis Indonesia. Kegiatan ini juga turut mengundang 5 inkubator yaitu inkubator BIT BPPT, inkubator INCUBIE IPB, inkubator PI2B ITI, Inkubator Visio, dan PPII LIPI.

Dian Noer Law Office (DNL) yaitu merupakan pelayanan jasa hukum yang berorientasi kepada keseluruhan aspek hukum di Indonesia, seperti hukum perdata, hukum pidana, hukum perusahaan, hukum pertanahan dan memberikan pelayanan jasa di bidang kekayaan intelektual seperti hak cipta, merek, paten, design industri dan lain-lain. Dian Noer Law Office akan mengurus legalitas mulai dari proses non litigasi sampai proses litigasi. Managing partner DNL, Cut Dian Purnama menyampaikan tentang pentingnya legalitas dalam suatu produk. Legalitas yang dimaksud adalah berupa izin yang sah secara hukum terhadap segala kegiatan usaha yang dijalankan beserta elemen yang terlibat di dalamnya. Legalitas juga bertujuan untuk menunjukkan usaha atau produk tersebut tidak fiktif dan jelas kepemilikannya.

Gendro Salim dari PT Formula Bisnis Indonesia yang merupakan narasumber ke dua menyampaikan tentang industri 4.0 dimana pemuda Indonesia harus bisa memanfaatkannya. Pemuda Indonesia juag harus menciptakan produk yang tetap bisa dipakai dan dimanfaatkan untuk masa depan dimana jangan sampai produk sudah diciptakan tidak bisa dimanfaatkan ketika sudah di legalitasasi. Gendro juga menghimbau agar para pemuda harus konsisten dan tidak mudah menyerah dalam mengembangkan teknologi. “Pesan saya bagi Milenials, saya sangat rindu dengan komitmen, saya sangat rindu dengan konsistensi, saya percaya kalau kita punya komitmen yang sangat tinggi dan kita konsisten mau melaksanakan dan menjalankan impian kita dan tugas-tugasnya, enjoy the process semua hal yang sulit pasti bisa kita lewati,” tuturnya.

Pada hari pertama dilakukan penandatangan dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh para tenan dan inkubator, setelah itu dilanjutkan kegiatan coaching. Dalam kegiatan coaching, tenan dibagi menjadi 4 kelompok dimana 1 kelompok terdiri dari 6 tenan. Setiap kelompok didampingi oleh coach dari PT Formula Bisnis Indonesia yang memberi materi dan mengajak diskusi tentang bisnis. Kegiatan coaching berlangsung 2 sesi dimana sesi-2 dilanjutkan pada malam harinya.

 

 

 

Pendampingan Persiapan Inkubasi Tahun 2019

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

Balai Inkubator Teknologi mengadakan kegiatan pendampingan Persiapan Inkubasi Tenant inkubasi BIT 2019 bertempat di Gedung Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi di  tanggal 28 Februari 2019. Acara dihadiri 13 tenant yang merupakan tenant baru dan lanjutan dari 2018. Bidang Teknologi tenant yang hadir meliputi : pangan, pertanian dan peternakan, lingkungan, ICT dan lain-lain.
Melalui kegiatan ini diharapkan tenant mengetahui lebih lanjut mengenai tahapan inkubasi, proses administrasi, Peraturan Pemerintah (PP) terkait tarif layanan inkubasi dan diskusi lebih lanjut mengenai draft Perjanjian Kerjasama (PKS) serta action plan tenant dalam menjalani kegiatan inkubasi di tahun 2019. Dalam acara tersebut, tenant juga sudah didampingi fasilitator yang nantinya akan menjadi bagian dari team dalam mengembangkan bisnis tenant. Acara yang dibuka Deputi Kepala Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi, Dr. Ir. Gatot Widianto, M.Eng.
Diharapkan dengan adanya kegiatan persiapan inkubasi, Balai Inkubator Teknologi bisa segera menandatangani PKS dengan tenant serta  menentukan kegiatan tenant sesuai dengan anggaran yang tersedia dan kebutuhan tenant di dalam action plan. Sehingga kegiatan inkubasi diharapkan mampu secara efisien dan efektif untuk menciptakan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi yang kuat, mandiri dan berdaya saing.

 

 

 

Koordinasi Kegiatan Fasilitasi Infrastruktur TIK BEKRAF 2019

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

Balai Inkubator Teknologi (BIT-BPPT) mengikuti rapat koordinasi dan sinkronisasi kegiatan fasilitasi infrastruktur TIK 2019. Acara dilaksanakan di hotel Santika Premier Harapan Indah Bekasi pada  tanggal 28 Februari 2019. Hamdani dan Raden Agus Sampurna hadir mewakili BIT BPPT. Selain BIT, acara  yang dikoordinasi direktorat fasilitasi infrastruktur TIK Bekraf juga dihadiri oleh mata garuda, Mikti, perwakilan Kementerian/ Lembaga dan lain-lain.
Acara dilakukan dalam format diskusi terarah untuk membahas kegiatan Bekup dan Digital Lab 2019. Kedua kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan industry kreatif khususnya berbasis ICT seperti pengembangan aplikasi, game dan animasi. Fokus dari kegiatan tersebut adalah peningkatan kapasitas SDM calon pelaku digitalpreneur, temu bisnis dan penyiapan infrastruktur. 
BIT sebagai inkubator di bawah Lembaga BPPT mendapatkan penugasan sesuai Perpres no 142 tahun 2018 terkait rencana induk pengembangan ekonomi nasional tahun 2018-2025. BIT melalui penugasan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya bibit unggul calon pelaku perusahaan pemula berbasis teknologi digital dan nantinya bisa diinkubasi. Dengan adanya koordinasi kelembagaan ini diharapkan mampu melahirkan 1000 pelaku perusahaan pemula berbasis teknologi digital dan menambah jumlah unicorn lokal.

 

 

 

Lima Tenant BIT BPPT mengikuti Boothcamp Insentif Bisnis Teknologi 2019

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

 

Lima Tenant Balai Inkubator Teknologi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BIT BPPT) mengikuti boothcamp insentif bisnis teknologi 2019 yang diadakan Technology Business Incubator center (TBIC) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.  Lima tenant BIT BPPT terdiri dari PT Triyuasda Megah Warna (pigmen warna kantong semen), PT Global Indotech Madani (Magneo+), CV. Mekar Jaya Harum (Kosmetik Lubinar), Dinamika Rifqy  Medika (Filter air siap minum) dan Pico Biru Tekno (Picosianin berbasis algae). PT Triyuasda Megah Warna dan PT global Indotech Madani ini merupakan hasil invensi BPPT dan lanjutan dari kegiatan insentif bisnis teknologi tahun 2018.
Acara Boothcamp diadakan di ruang auditorium gedung Technology Business Incubator center (TBIC) pada 13-15 februari 2019. Acara dimulai dengan pengenalan skema insentif bisnis teknologi dan fasilitas Technology Business Incubator center (TBIC), pemberian motivasi berwirausaha, pelatihan strategi pemasaran, sharing kisah sukses program insentif  dan diakhiri dengan review action plan tenant selama menjalani program insentif. Dua narasumber sharing kisah sukses program insentif semuanya merupakan tenant Koinkubasi Balai Inkubator Teknologi yaitu Firdaus nugroho (PT Bittumen Mitra Asia) dan Novan (PT Nano Herbal Indonesia).
 Acara boothcamp diikuti perwakilan dari dua puluh tiga calon perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT). Balai Inkubator Teknologi BPPT merupakan satu dari empat lembaga inkubator seperti:  Pusat Inovasi dan Inkubasi Bisnis (PI2B) ITI, IncuBie  - LPPM IPB dan Visio Inkubator. Diharapkan dengan adanya kegiatan insentif bisnis teknologi 2019, Balai Inkubator Teknologi BPPT mampu melahirkan perusahaan pemula berbasis teknologi yang kuat, mandiri dan berdaya saing.

 

 

 

Visit lbetting.co.uk how to sing-up at ladbrokes