Pendampingan akses pasar tenant PT Agrotek Pintar Nusantara kepada mitra di Ciamis

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

 

 

 

Dalam rangka pemasaran produk berbasis IT di bidang apllikasi agroteknologi, perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT) yang bina oleh Balai Inkubator Tenologi bernama PT Agrotek Pintar Nusantara (PT APN) menjalin kerjasama dengan PT Selat Agro Resorsis (PT SAR) diwakili oleh Bpk Dwi Sudaryono serta Bpk Dedy Sujerman dan penjajakan kerjasama dengan yayasan Raudhatul Irfan (RI) diwakili oleh Bpk H. Ateng dan Bpk Irfan Soleh, MBA yang berlokasi di Desa Kertaharja Kecamatan Ciceungjing Kabupaten Ciamis. Kerjasama dengan PT SAR berupa penjualan produk Agrotekpintar kumbung7 berupa alat kontrol mikroiklim kumbung jamur berbasis IOT dan budidaya jamur merang kemudian kerjasama dengan yayasan Raudhatul Irfan adalah pemanfaatan limbah aren dan lokasi lahan.

Potensi sumber daya yang dimiliki oleh PT APN adalah produk Agrotekpintar kumbung7 dan aplikasi penerapan teknologi IOT di bidang agro. Potensi sumber daya yang dimiliki oleh PT SAR adalah aplikasi budidaya jamur merang dan pendanaan investasi usaha. Potensi sumber daya yang dimiliki oleh yayasan RI  adalah pemanfaatan limbah aren, lokasi lahan, operasional dan investasi. Pemanfaatan limbah aren sebanyak 2 juta ton dapat diolah menjadi media tumbuh budidaya jamur merang, pupuk organic, pakan ternak dan bahan budidaya maggot dari BSF sebagai pakan.

 

 

 

GRAND LAUNCHING PRODUK BLACK GARLIC (TENANT BIT) di RUMAH PERAWATAN INDONESIA

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

 

 

 

Minggu (29/10/17), dalam rangka memasarkan produk pangan fungsional yang baik untuk penderita diabetes, beberapa perusahaan pemula berbasis teknologi hasil kolabirasi pembinaan Balai Inkubator Teknologi BPPT, Technology Business Incubation Center Puspiptek, Direktorat Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menjalin kemitraan dengan PT Rumah Perawatan Indonesia (www.RUMAT.co.id). Beberapa produk binaan yang akan dikerjasamakanantara lain : Natural Black Garlic, Beras Singkong dan Spirumee (mie sagu spirulina). Produk-produk tersebut akan diedarkan di semua Unit RUMAT yang saat ini memiliki 66 cabang di Pulau Jawa dan dengan ribuan pasiennya.

Black Garlic adalah salah satu produk yang sudah ratusan tahun dipakai di Jepang dan Korea selatan dan terbukti baik untuk mencegah dan mengendalikan penyakit diabetes, jantung dan meningkatkan stamina. Black Garlic yang merupakan hasil penelitian dan pengembangan BPPT dan diproduksi PT Geliyat Inovasi Mandiri selaku contoh perusahaan pemula berbasis teknologi yang memiliki potensi sukses di masa mendatang.

Kegiatan kerjasama ini diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara PT Geliyat Inovasi Mandiri – PT Rumah Perawatan Indonesia,  bersamaan dengan Grand Opening Kantor Pusat Rumat di Grand Wisata Bekasi. Selain itu juga diadakan launching 200 produk black garlic sekaligus pembekalan perawat tentang konsumsi black garlic. Diharapkan dengan adanya kerjasama ini akan bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan RUMAT yang pada akhirnya akan dapat kualitas hidup pasien Diabetes di Indonesia. 

 

 

 

FOCUS GROUP DISSCUSSION HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

Menindaklanjuti rencana pendaftaran Kekayaan Intelektual produk-produk inovasi, tim pendampingan Program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) Tahun 2017, BIT-BPPT mengadakan Focus Group Disscussion Hak Kekayaan Intelektual. Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi tenant untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Konsultan HKI. Dalam kesempatan tersebut, BIT-BPPT mengundang Cut Dian Purnama, S.H., seorang Konsultan di bidang HKI dari Dian Noer Law Office yang telah terdaftar pada DJKI Kemenkumham dan sudah memiliki pengalaman dalam melakukan pendaftaran Kekayaan Intelektual.
Kepala BIT, Dr. Ir. Anugerah Widiyanto, M.Eng., membuka acara dan memberikan sambutannya kepada peserta yang hadir. Sebelumnya, belum banyak tenant yang mengapresiasi kebijakan mengenai Kekayaan Intelektual. Kebijakan KI dianggap menyulitkan dan tidak terlalu memberikan dampak yang menguntungkan pengusaha. Hal inilah yang menjadi alasan betapa lambatnya perkembangan KI di Indonesia. Berlatar belakang fakta inilah, BIT selaku inkubator pendamping, berusaha meningkatkan kesadaran tenant atas pentingnya perlindungan bagi produk yang akan dikomersialkan.
Setelah beberapa waktu lalu BIT bekerjasama dengan Technology Business Innovation Center (TBIC) mengadakan workshop HKI dengan mengundang personil senior dari DJKI Kemenkumham untuk memaparkan secara umum mengenai KI, barulah beberapa tenant menyatakan diri berencana untuk mendaftarkan KI bagi produknya. Beberapa tenant tersebut adalah tenant untuk produk CPI Oily Water, Drone Submarine, Valex Folifix, Biomagg, Mikrotek, Agrotek, Black Garlic, Bitumen Nano, dan Beras Singkong. Termasuk menjadi peserta pada hari ini adalah calon peserta inkubasi untuk tahun 2018, produk Simulator Bisnis.
Kesempatan berkonsultasi secara langsung dimanfaatkan dengan baik oleh tenant peserta FGD HKI pada hari ini, Kamis, 26 Oktober 2017. Mengingat rezim seperti Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu belum pernah dilakukan pendaftaran dan tidak ada tenant peserta inkubasi yang berniat mendaftarkan produknya pada rezim tersebut, rezim KI yang fokus dibahas adalah Hak Cipta, Desain Industri, Merek, dan Paten. Valex Folifix dan Pustek pelaku usaha bidang teknologi CPI Oily Water merupakan dua dari beberapa tenant yang secara pasti akan melanjutkan diskusi dengan konsultan KI untuk memenuhi prosedur pendaftaran KI bagi produknya.

 

 

 

WORKSHOP PELATIHAN STRATEGI MARKETING PRODUK TENANT

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

Kegiatan Workshop pendampingan tenant dilaksanakan untuk menguatkan kompetensi SDM tenant dalam Strategi Marketing yang dapat bermanfaat untuk memasarkan produk tenant. Narasumber dalam materi strategi marketing produk ini adalah Farid Subhan yang merupakan CEO Citiasia.Inc. Selain itu juga dilaksanakan Launching SMM (Sistem Manajemen Mutu) BIT yang mengacu pada standar Internasional ISO 9001:2015.

Acara pertama adalah Kegiatan Workshop Pelatihan Strategi Marketing. Kegiatan ini dibuka oleh oleh Kepala Balai Inkubator Teknologi Bapak Dr. Ir. Anugerah Widiyanto, B.Sc, M.Eng. dalam pembukaannya Kepala BIT menyampaikan beberapa hal, yaitu: para tenant diharapkan dapat menjabarkan kendala-kendala yang dihadapi oleh tenant dalam memasarkan/menjual produk kepada narasumber agar didapatkan solusi yang tepat. Selain itu Kepala BIT menekankan tentang revisi anggaran pendampingan tenant IBT agar segera diselesaikan untuk membantu mempercepat pelaksanaan inkubasi tenant.

Sesi selanjutnya adalah paparan tentang materi strategi marketing yang dibawakan oleh Farid Subhan. Dalam paparannya narasumber menjelaskan tentang “Powerfull Marketing Strategy” untuk Small Medium Enterprise (SMEs).  Beberapa hal yang dibahas  antara lain:
-    Tantangan apa saja yang dihadapi oleh UKM
-    Permasalahan UKM yang ada di Indonesia
-    Kiat-kiat sukses pemasaran untuk UKM, yaitu:
     a.    Susun strategi dan taktik yang jitu
     b.    Komunikasi yang efektif
-    Penyusunan perencanaan strategi dan taktik yang jitu untuk pemasaran:
     a.    Segment dan target pasar kita
     b.    Positioning, Differentiation dan Brand
     c.    Produk, harga, tempat dan komunikasi.

Acara yang kedua adalah launching Sistem Manajemen Mutu (SMM) BIT yang dilaksanakan oleh Kepala BIT. Ka.Sub.Bag Tatausaha menjelaskan  tentang dokumen SMM yang telah disiapkan oleh BIT dan diserahkan kepada Kepala BIT. Dalam acara launching tersebut Kepala Balai Menyampaikan Kebijakan Mutu yang isinya yaitu:

Kebijakan Mutu
Balai Inkubator Teknologi berkomitmen menghasilkan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi yang berdaya saing dengan:
1.    Meningkatkan kualitas layanan inkubasi bisnis teknologi secara berkelanjutan,
2.    Meningkatkan jejaring bisnis dan kerjasama kemitraan,
3.    Meningkatkan kompetensi pengelola inkubator,
4.    Menerapkan peraturan perundangan dan persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015

Setelah itu dilaksanakan sesi tanda tangan komitmen oleh kepala BIT, struktural dan staff BIT untuk menjalankan dan menerapkan Sistem Manajemen Mutu di BIT untuk layanan Inkubasi Teknologi terhadap tenant BIT. Diharapkan para staff BIT dapat melaksanakan dan menjalankan layanan inkubasi teknologi sesuai dengan dokumen SMM Balai Inkubator Teknologi yang mengacu pada ISO 9001:2015.

16 TENANT BIT LOLOS POGRAM IBT 2017 KEMENRISTEKDIKTI

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

Enam Belas (16) Tenant atau Startup Binaan Balai Inkubator Teknologi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BIT-BPPT) dinyatakan lolos seleksi proposal dan mendapatkan Pembiayaan Program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) 2017.

16 tenant atau startup yang lolos tersebut Berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Sistem Inovasi dan Direktorat Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi, Kemristekdikti Nomor: 01/SK/PPK.2/Ditjen PI/V/2017. Total 16 tenant tersebut akan mendapatkan permodalan kurang lebih sebesar Rp 6.157.736.000,-. Ke enam belas tenant tersebut adalah :

PROPOSAL TENANT DARI BALAI INKUBATOR TEKNOLOGI BPPT
PENERIMA PEMBIAYAAN DARI KEMENRISTEKDIKTI UNTUK PROGRAM
INKUBASI BISNIS TEKNOLOGI TAHUN 2017

     

No

Tenant

Judul Proposal

1

Egg Go-Green

Produksi Telur Organik Menggunakan Komposit Probiotik Vinegar

2

PT Powertech Mitra Asia

Bitumen Nano Waterproofing

3

PT Geliyat Inovasi Mandiri

Natural Black Garlic

4

PT Karunia Kautsar Perdana

SPIRUMEE “Mie Spirulina Berprotein Tinggi dan Bebas Gluten”

5

BIOMAGG

Komersialisasi BIOMAGG Sebagai Pakan Ternak Berprotein Tinggi dan Ramah Lingkungan

6

PT Nucla Teknindo Jaya

Gamma Density Solusi Mencegah Terjadi Kebocoran Dalam Proses Pengolahan Bahan Baku

7

AdhiGuna Lab

Komesialisasi Bibit Kentang (Planlet, Stek dan Kenolan)

8

CV Indowifi Surya Solusi

“WI4GO” Aplikasi Wi-Fi Plus-Plus untuk Pemasaran Digital Otomatis

9

STEPHNUS Furniture

STEPHNUSGREEN Sofa Berbasis Limbah Botol Plastik

10

Microtec Sukses Indonesia

Microtec Sebagai Anti Jamur Pada Industri Pakan Ternak

11

Valex Folfix

Valensi Alumunium Extrusion For TL/LED Lighting Fixtures

12

Agro Teknologi Pintar

AGROTEK KUMBUNG-7 PINTAR “EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS BUDIDAYA JAMUR BERBASIS INDUSTRIAL INTERNET OF THINGS”

13

Desi Asto Nugroho (Envinix)

SOKET PINTAR WIFI

14

Ray Firmansyah (Ray Energi Solution)

PRODUK APLIKASI SUBMARINE DRONE UNTUK KETAHANAN MARITIM

15

PT Indo Metro Surya Andola

BERAS SINGKONG “MAKANAN SEHAT BERBAHAN BAKU LOKAL DAN PENGGANTI PANGAN POKOK”

16

PT. PUSTEK ENERGI DAN TEKNOLOGI

DEVELOPMENT CPI OIL WATER SEPARATOR COUPLED WITH ELECTRO COAGULANT FOR WWTP SYSTEM

 

Program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) merupakan instrumen kebijakan dalam bentuk skema pendanaan untuk lembaga inkubator bisnis teknologi dan perusahaan pemula berbasis teknologi dengan tujuan Mendorong komersialisasi hasil inovasi teknologi dalam negeri, menumbuhkembangkan perusahaan pemula berbasis teknologi dan terwujudnya komersialisasi hasil inovasi teknologi yang berasal dari masyarakat, umum, LPK/LPNK, Balitbang/Dinas setempat.

Visit lbetting.co.uk how to sing-up at ladbrokes