MARKETING FOR STARTUP

Written by Teguh DC on . Posted in Kegiatan

Tangerang Selatan 02/05/19 Balai Inkubator Teknologi (BIT BPPT) mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas untuk tenant, baik yang masih aktif dalam kegiatan inkubasi maupun yang sudah lulus. Seluruh tenant inkubasi pra dan post diundang seluruhnya untuk mengikuti kegiatan ini. Animo tenant cukup tinggi kurang lebih 30 tenant menghadiri acara ini dan berpartisipasi aktif dengan jalanya acara. Acara dibuka oleh Bapak Adez dalam acara tersebut tenant duduk berkelompok dan harus tidak saling kenal satu sama lain. Pelatihan ini dibagi menjadi 3 sesi, pada sesi ke 1 berisikan penjelasan tentang Branding, Sesi ke 2 tentang Marketing dan Sesi ke 3 tentang Sales.

Mungkin orang awam mengira Brand sama dengan Logo, sebenarnya beda, Brand itu beda dengan logo maupun dengan tagline. Brand itu merupakan intisari dari semua yang produsen lakukan. Sangat banyak brand di dunia ini yang berhasil, hanya dengan melihat sebagian gambar dari logo, konsumen sudah tahu itu produk apa dan yang bagaimana.

Pada sesi ke 2 Bapak Adez memberikan penjelasan tentang marketing, intisari dari marketing itu adalah bagaimana cara produsen benar dalam menentukan Segmenting, Targeting, Positioning. Sedangkan dalam sesi ke 3 dijelaskan tentang Sales, adapun metodologi dari sales itu antara lain Identify, Connect, Explore dan Advice. Pada masing-masing sesi disisipkan sesi tanya jawab dan praktek sesuai dengan topik pembicaraannya. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan foto bersama. [SAF]

Workshop Tenant Mhomecare

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

PUSPIPTEK, 16 Mei 2019 – Balai Inkubator Teknologi BPPT memfasilitasi dan mendampingi kegiatan tenant MhomeCare berupa “Workshop Pemanfaatan Teknologi & Inovasi Bagi Lembaga Akademik di Era Revolusi Industri 4.0 untuk Bidang Kesehatan”. Pada kegiatan ini mengundang beberapa dinas dan lembaga akademik di bidang kesehatan sekitar Kota Tangerang Selatan.
PT. Master Solusi Internasional (MhomeCare) adalah salah satu PPBT yang diinkubasi (tenant) BIT di tahun 2019 yang bergerak pada bidang jasa aplikasi layanan kesehatan dengan pemberdayaan tenaga kesehatan untuk menjadi pengusaha di bidang kesehatan sehingga seluruh lulusan dan alumni dari lembaga akademik dengan jurusan tenaga kesehatan bisa secara langsung memanfaatkan teknologi untuk menjadi pengusaha homecare online. 
MHomecare adalah aplikasi on demand real time yang menghubungkan tenaga kesehatan yang profesional dan berpengalaman seperti perawat, bidan dan caregiver dengan pasien. MHomecare membangun suatu sistem on demand real time geolocation pertama di Indonesia untuk home visit healthcare dan menggunakan sistem automatic dispatcher sehingga semua proses pemesanan hingga proses penerimaan order dari pasien ke tenaga kesehatan dapat terjadi secara langsung dan otomatis. Pasien juga dapat berkomunikasi dengan tenaga kesehatan secara langsung melalui fitur live chatting pada aplikasi dan dapat melihat estimasi waktu tiba serta posisi dari tenaga kesehatan melalui fitur live tracking.
Melalui aplikasi ini, maka dapat memberdayakan sebanyak mungkin tenaga kesehatan karena menggunakan sistem Sharing Economy untuk menjawab permasalahan banyaknya tenaga kesehatan yang demo karena tingginya angka pengangguran di Indonesia. Dengan sistem sharing economy dan  dan sistem realtime geolocation memungkinkan MHomecare untuk melakukan proses scaling up secara cepat.
Tujuan diadakannya kegiatan ini salah satunya adalah mengenalkan bisnis dan aplikasi MhomeCare kepada stakeholder terkait terutama di sekitar daerah Kota Tangerang Selatan. Diharapkan dengan hadirnya MhomeCare ini dapat menjadi sebuah solusi terhadap permasalahan yang selama ini di alami oleh Lembaga Akademik Bidang Kesehatan maupun Tenaga Kesehatan yakni GAP antara Jumlah Pekerjaan yang tersedia dan Lulusan Tenaga Kesehatan yang selama ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun yang menyebabkan banyaknya penganguran tenaga kesehatan.

 

 

 

Kunjungan BIT Ke Kantor BI Banten

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

(Serang Banten, 13 Mei 2019) - Tim Balai Inkubator Teknologi BPPT mengunjungi kantor Bank Indonesia Provinsi Banten (BI Banten)guna membicarakan kerjasama untuk persiapan bimbingan teknologi pembuatan sabun mandi dan shampo untuk pondok pesantren binaan BI Banten dalam rangka menumbuhkembangkan kewirausahaan di lingkungan pondok pesantren.
BIT BPPT mendukung penuh atas inisiasi Bank Indonesia dalam mendorong pesantren di tanah air bisa mandiri secara ekonomi. Sebab, menurutnya pesantren punya basis arus ekonomi yang kuat. Kemandirian ekonomi tersebut didasari oleh kekuatan pesantren sebagai basis arus ekonomi Indonesia yaitu, SDM pesantren yang memiliki jumlah dan ikatan komunitas yang kuat, sehingga memiliki potensi sebagai sumber permintaan dan produksi berbagai kegiatan ekonomi.
BI sendiri mempunyai tiga program pengembangan kemandirian ekonomi pesantren untuk mendukung pesantren sebagai basis arus ekonomi Indonesia. Pertama, pengembangan berbagai unit usaha berpotensi yang memanfaatkan kerjasama antar pesantren. Kedua, mendorong terjalinnya kerjasama bisnis antar pesantren melalui penyediaan virtual market produk usaha pesantren sekaligus business matching. Ketiga, pengembangan holding pesantren dan penyusunan standarisasi laporan keuangan yang dapat digunakan oleh setiap unit usaha pesantren.
Ketiga program tersebut merupakan wujud dari pilar pertama dari tiga strategi utama Cetak Biru Pengembangan Ekonomi Keuangan Syariah Nasional yaitu pemberdayaan ekonomi syariah melalui pengembangan ekosistem rantai nilai halal.
Indonesia memiliki lembaga pesantren yang merupakan sebuah keunikan dan keunggulan dibandingkan negara lain dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yaitu tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan namun memiliki potensi untuk dimanfaatakan dalam mencapai kemandirian ekonomi.
Dengan kekuatan tersebut, kunci kemandirian pesantren adalah pada pendirian unit usaha dan komunikasi bisnis antar pesantren untuk pemenuhan kebutuhan dan pembinaan khususnya dari pesantren yang maju kepada yang sedang berkembang, sebagaimana terwujud dalam program kemandirian yang dijalankan.
Sebagai salah satu tindakan nyata, BI Banten berkolaborasi dengan BIT BPPT untuk mendampingi binaan pondok pesantren yang ada di Provinsi Banten untuk menjadikan pesantren yang mandiri untuk mencapai kemandirian ekonomi. (TRIBUNNEWS.COM/SYAHRIZAL)

 

 

 

Technopreneurship Camp Kota Pekalongan Tahun 2019

Written by Super User on . Posted in Kegiatan

(Pekalongan 29 April 2019) - Balai Inkubator Teknologi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BIT-BPPT)  bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Pemerintah Kota Pekalongan menyelenggarakan Technopreneurship Camp 2019 bertempat di Kantor Disperinaker Kota Pekalongan pada tanggal 29 April 2019. Kegiatan ini merupakan agenda di kegiatan tahunan inkubator bisnis teknologi Disperinaker Kota Pekalongan untuk memberikan pelatihan dan seleksi wirausaha bisnis berbasis teknologi inovasi bagi masyarakat Kota Pekalongan dalam rangka menumbuhkembangkan wirausaha baru berbasis teknologi dan inovasi (technopreneur) maupun UMKM Inovatif yang sudah eksisting.
Peserta dari kegiatan Technopreneurship Camp ini berjumlah sekitar 15 orang yang merupakan gabungan UKM – UKM yang tergabung dalam koperasi maupun perorangan di kota Pekalongan peserta sebelumnya sudah melalui survey lapangan oleh tim panitia untuk divalidasi usahanya.
Produk yang dipresentasikan selama acara kebanyakan adalah produk kreatif dan budidaya ikan karena selain tema technopreneurship camp ini adalah teknologi ataupun inovasi, peserta juga kebanyakan didominasi oleh UKM – UKM yang sudah mempunyai produk makanan berbahan dasar olahan, hanya ada dua yang merupakan produk berkonten inovasi dan itu juga belum ada unsur teknologinya. Setelah selesai presentasi business plan, acara technopreneurship camp ditutup oleh perwakilan dari Unit Inkubator Bisnis dan Teknologi Kota Pekalongan.

 

 

 

BIT Menerima Kunjungan dari AIST dan Mitsubishi Chemical Research

Written by Teguh DC on . Posted in Kegiatan

Tangerang Selatan (14/03/2019) - Balai Inkubator Teknologi (BIT) menerima kunjungan dari pihak National Institute of Advanced Industrial Science and Technology (AIST) yang diwakili oleh Dr. Kinya Sakanishi dan Mitsubishi Chemical Research yang dalam hal ini diwakili oleh Dr. Masayuki Otake. Kedatangan pihak Jepang ini memiliki tujuan untuk berdiskusi mengenai potensi kolaborasi terkait sustainable biomass refinery dan biofuels production di ASIA, terutama Indonesia dan Jepang. Hal ini berawal dari proyek e-Asia yang diikuti oleh Kepala Balai Inkubator Teknologi, Dr. Ir. Anugerah Widiyanto, B.Sc., M.Eng. Proyek e-Asia ini merumuskan dan mendukung proyek-proyek penelitian bersama internasional di Wilayah Asia Timur berdasarkan multilateral serta mempromosikan interaksi peneliti melalui lokakarya, dll. Proyek penelitian yang diikuti oleh Kepala BIT adalah mengenai biomass dan selepas proyek penelitian tersebut selesai, pihak Jepang ingin melakukan tindak lanjut dengan melihat kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan Kepala BIT dan BPPT sebagai instansi yang membawahi BIT terkait dengan biomass.

Visit lbetting.co.uk how to sing-up at ladbrokes