BPPT Raih 10 Terbaik Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik Tahun Anggaran 2015

Written by Super User on . Posted in News & Update

bppt.go.id (09/02/2016) - Jakarta : Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo secara langsung memberikan apresiasi kepada sepuluh terbaik kementerian/lembaga dengan indikator kinerja pelaksanaan anggaran terbaik. “Pemberian penghargaan ini didasarkan pada kinerja realisasi anggaran K/L,” sebut Wakil Menteri.

Melalui Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo memberikan apresiasi kepada lima kementerian/lembaga dengan indikator kinerja pelaksanaan anggaran terbaik. Pemberian penghargaan ini didasarkan pada kinerja realisasi anggaran K/L sepanjang tahun 2015.

Badan Kepegawaian Negara menjadi K/L dengan indikator pelaksanaan anggaran terbaik pertama. Sementara itu, peringkat kedua diraih oleh Badan SAR Nasional. “BPPT sendiri berada di peringkat ke sembilan,” ungkap Sekretaris Utama BPPT melalui pesan instan. 

Secara khusus dirinya menyampaikan apresiasi kepada Biro Keuangan dan Biro Perencanaan yang telah bekerja keras hingga BPPT berhasil meraih 10 besar. “Tantangan kedepan untuk kedua biro yang telah dilebur ini adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan peringkat di tahun 2016,” pungkasnya. (Humas/HMP)

Pemerintah Targetkan 200 Technopreneur Baru Setiap Tahun

Written by Super User on . Posted in News & Update

ImageJakarta, Kominfo (13/01/2016) - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara optimistis jika e-Commerce akan bisa tumbuh lebih cepat dari target. "Pemerintah menargetkan akan muncul 200 technopreneur baru setiap tahun. Namun kami yakin akan bisa dapat  tumbuh lebih cepat," tuturnya dalam peresmian kantor baru dan ulang tahun ke-6 situs belanja online Bukalapak.com, di Jakarta, Selasa (12/01/2016) siang.

Keyakinan Rudiantara bukan tanpa dasar, menurutnya untuk mendapatkan jumlah technopreneur baru itu mengacu pada referensi negara lain. "Dengan menghitung berapa yang harus masuk inkubator, berapa handcutter yang harus dilakukan, dan berapa number of talks participants yang harus diadakan," jelasnya.

Kini pemain e-Commerce, kementerian/lembaga serta stakeholders yang terkait tengah melakukan pembahasan finalisasi Roadmap e-Commerce Indonesia.  “Pembahasan itu meng-address mengenai isu daftar investasi dan rencana national payment  gateaway di Indonesia. Kemudian bagaimana sistem pajak bagi e-Commerce dan kurang lebih sekitar 30 inisiatif dari kementerian yang harus diselesaikan dan mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam minggu ini untuk difinalisasi,” jelas Menkominfo.

Pemerintah tengah menggenjot upaya menciptakan ekosistem agar e-Commerce  menjadi pendorong ekonomi digital di Indonesia. ”Kita tahu setidaknya pada tahun 2020 nilai atau value Indonesia bisa  mencapai minimal USD130 Miliar dan untuk mencapai angka tersebut yakni dengan mengembangkan SDM dan harus secara sistematis,” kata Menkominfo.

Selajutnya Menkominfo mengatakan bahwa pembiayaan yang dibutuhkan sekitar USD6 juta sampai USD7 juta per tahun. Biaya tersebut merupakan biaya patungan antara pemerintah, sektor swasta dan e-Commerce yang sudah maju. "Dimana manfaatnya nantinya tidak saja untuk pemerintah akan tetapi masyarakat secara luas," tambahnya.

Pada kesempatan akhir acara Menkominfo Rudiantara menandatangani Prasasti Peresmian Kantor Baru Bukalapak.com didampingi CEO Bukalapak.com Ahmad Zaky dilanjutkan dengan meninjau ruang kerja situs belanja online tersebut.

Jokowi Gandeng Google Ciptakan Seribu Technopreneurs

Written by Super User on . Posted in News & Update

Metrotvnews.com, Jakarta (18/02/2016): Presiden Joko Widodo menggandeng mesin pencari terbesar di dunia, Google, untuk mengembangkan ekonomi digital Indonesia, khususnya menciptakan seribu technopreneurs pada 2020. 

Hal tersebut disampaikan langsung saat bertemu CEO Google Sundar Pichai dan eksekutif Google lainnya di Googleplex, Silicon Valley, San Francisco, Rabu 17 Februari 2016, waktu setempat.

"Dukungan yang diharapkan adalah dalam bentuk edukasi developer IT," ujar Presiden dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com di Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Presiden menjelaskan, sejumlah kebijakan telah diambil pemerintah guna mewujudkan ekonomi digital Indonesia terbesar di Asia Tenggara dengan target USD130 miliar.

"Kebijakan itu antara lain peluncuran E-commerce Roadmap dan 10 Paket Kebijakan Ekonomi, serta fasilitas akses pembiayaan bagi UMKM dan perusahaan IT baru," jelas dia.

Suami Iriana ini mengapresiasi Google dalam upaya mengatasi Illegal Unreported and Unregulated (IUU) Fishing. "Saya juga harap Google dapat mendukung upaya Indonesia untuk memberdayakan ekonomi digital bagi UMKM," kata Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden sempat bertemu dengan 39 Googlers (karyawan Google) asal Indonesia. Presiden pun diajak menyaksikan demo Google Empire, Business Line, Growth Evolution, dan menyaksikan simulasi Google Apps, Google Maps dan Google Loon.

OJE

 

 

 

Sambut Investor, Primakara Gelar Valuasi Bisnis Startup Digital

Written by Super User on . Posted in News & Update

Beritabali.com, Denpasar. Untuk menyambut datangnya para investor asing yang memberikan modalnya dan bertemu langsung dengan founder atau pendiri Startup atau perusahaan pemula dibidang IT, STMIK Primakara Denpasar menggelar Focus Group Discussion (FGD) Valuasi Bisnis Startup Digital.

FGD ini menghadirkan narasumber yakni Alessandra Fesillia Aldy, founder dan director PT Grahatika Centratama yang juga dosen Primakara, lulusan S2 Technopreneurship dari Nanyang Technological University Singapore. Pembicara lainnya Silvia Ratna Ariani yakni Direktur Utama Marketbiz yang juga pendiri IPaymu yang merupakan payment gatway tersohor saat ini. Dan tak ketinggalan pembicara lain Ivan Samuel Heydemans yang dikenal sebagai pendiri Sale Stock atau Fashion E-Commerce.

Acara FGD juga dihadiri oleh Tenant Inkubator, Dosen, serta komunitas startup, saling berdiskusi dan berbagi pengalaman memperoleh pendanaan dari beberapa praktisi startup yang telah menerima pendanaan dari investor luar.

Ketua STMIK Primakara, I Putu Agus Swastika menyatakan acara yang digelar untuk pertama kalinya ini bertujuan untuk lebih memperkuat startup dalam melakukan aktivitas bisnisnya. Pasalnya, salah satu hal yang penting pada perusahaan startup adalah bagaimana memahami bagaimana Valuasi Bisnis perusahaan yang dibangunnya.

"Acara FGD ini mempunyai dua tujuan yakni pertama dari sisi tenant atau startup yang diinkubasi STIMIK Primakara akan mendapatkan pengetahuan cara menilai startup (perusahaan pemula dibidang IT), berhadapan dan bernegosiasi dengan investor," ucap Agus di Kampus STIMIK Primakara Denpasar, Selasa (16/2/2016).

Lebih lanjut ketua STMIK Primakara yang akrab disapa Guslong ini menambahkan jika tujuan kedua adalah Primakara sebagai technopreneurship kampus menggunakan hasil FGD ini sebagai pelengkap materi kuliah IT Capital Budgeting.

"Hasil dari FGD ini akan menjadi pelengkap materi mata kuliah IT Capital Budgeting untuk mempersiapkan mahasiswa dalam melakukan valuasi bisnis sebuah startup," ungkapnya didampingi JW. Nugroho Joshua selaku Chief of innovation center STMIK Primakara.

Selain dihadiri tenan Primakara, Guslong menjelaskan acara FGD ini juga hadiri pengelola inkubator bisnis BDI (Balai Diklat Industri) Denpasar dan Komunitas Startup Bali (Subali). Selanjutnya, sambung Guslong, pada 19 Pebruari 2016 mendatang, pihaknya juga melaksanakan Investor Meetup di STMIK Primakara yang direncanakan dihadiri investor dari Amerika yang dibawa oleh Konjen Amerika di Surabaya, Jawa Timur.

"Investor Amerika itu nanti ketemu founder atau pendiri 5 Startup Inkubator Bisnis Primakara. Untuk itulah acara valuasi hari ini dimaksudkan untuk menghitung nilai dan harga perusahaan atau aset perusahaan. Kelima Startup ini akan diseleksi untuk dikasi dana atau modal untuk pengembangan usaha," jelasnya.

Guslong mengakui untuk investor asing adalah pertama kali dilakukan dimana selama ini pendanaan dari Inkubator Bisnis Primakara didanai oleh pemerintah melaui Kementerian Ristek Dikti sebesar 250 juta per tenant.

"FGD inilah ajang berbagi pengalaman mendapatkan investor. Para pembicara sebelumnya sudah berpengalaman membangun usaha dan mendapatkan investor untuk mendanai usaha yang diciptakannya," tandasnya.
Untuk meningkatkan daya saing bangsa, melalui pemanfaatan sumber daya kreatif, STMIK Primakara terus mengokohkan jati dirinya sebagai perguruan tinggi pertama di Bali yang fokus pada pengembangan ekosistem digital di Bali.

Langkah ini juga, lanjut Guslong, untuk mempersiapkan lulusannya sebagai technopreneur unggul di masyarakat global, maka Infrastruktur dibangun dan dipersiapkan dengan serius mulai dari kurikulum yang unggul, fokus mata kuliah technopreneurship, lembaga pendukung seperti Inkubator Bisnis, Pusat Inovasi dan fasilitas lainnya.

Menurutnya, saat ini ‎STMIK Primakara menjadi kampus masa kini yang menyelenggarakan pendidikan S1 Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntasi, Teknik Informatika dan D3 Sistem Informasi, dengan bukti nyata menghasilkan Technopreneur di Bali. (Gus)

Visit lbetting.co.uk how to sing-up at ladbrokes